Jumat, 22 November 2013

Keberadaan Surga Saat Ini Bagian 4



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Asyhadu an-laa ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaah


Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul (utusan) Allah.

Silahkan Membaca dan Menyimak

ROAD TO HEAVEN - JALAN KE SURGA - Shahih Muslim, Sunan dan Musnad menyebutkan hadis Abu Hurairah bahwa Rasulullah s.a.w bersabda, ''Ketika Allah menciptakan surga dan neraka, Allah s.w.t mengutus Jibril ke surga sambil berfirman, ''Pergilah dan lihatlah surga berikut hal-hal yang Kusiapkan untuk penghuninya.'' Jibril pun pergi melihat surga dan hal-hal yang disiapkan Allah untuk penghuni surga. Kemudian Jibril kembali menghadap Allah dan melaporkan, ''Demi keagungan-Mu! Tak ada orang yang mendengar kabar tentangnya kecuali mereka ingin memasukinya sendiri.'' Allah s.w.t lalu memerintahkan surga menghilangkan semua hal yang menjengkelkan dari dirinya. Allah lalu memerintahkan Jibril, ''Pergi dan lihatlah surga berikut hal-hal yang Kusiapkan untuk penghuninya!'' Jibril pun pergi ke surga, kemudian kembali melaporkan, ''Demi keagungan-Mu! Aku khawatir tidak ada orang yang memasukinya.'' Lalu Allah s.w.t mengutus Jibril untuk pergi ke neraka dan melihat dan melihat apa saja yang telah disiapkan untuk para penghuninya. Jibril pun melihat neraka yang bagian-bagiannya telah tersusun. Lantas kembali melaporkan, ''Demi keagungan-Mu! Orang yang telah mendengarnya takkan memasukinya.'' Maka, Allah meminta neraka untuk menghilangkan segala kesenangan dari dalam dirinya. Lantas Allah s.w.t mengutus Jibril untuk melihat neraka kembali berikut segala isinya. Jibril pun pergi melihat neraka, lantas kembali melaporkan, ''Demi keagungan-Mu ! Aku khawatir tidak ada orang yang selamat darinya. Kondisi buruk neraka hanya diketahui oleh orang yang memasukinya.''(17) Hadis ini Hasan dan Sahih.



Ash-Shahihain menyebutkan hadis riwayat Abu Hurairah yang berbunyi, ''Surga ditutup dari segala hal yang menjengkelkan. Sedangkan neraka ditutup dari segala hal yang menyenangkan.'' (18)

Ash-Shahihain juga menyebutkan hadis riwayat Abu Sa'id al-khudri bahwa Rasulullah s.a.w bersabda, ''Surga dan neraka saling berdebat ! Surga berkata, ''Ya Allah ! Mengapa yang masuk surga adalah orang-orang yang lemah dan kalangan bawah?'' Neraka berkata, ''Ya Allah ! Mengapa yang masuk neraka orang-orang lalim dan sombong?'' Allah s.w.t berfirman, ''Surga! Engkau adalah rahmat-Ku yang aku berikan kepada orang yang Kukehendaki. Engkau, neraka, adalah siksa-Ku yang Kuberikan kepada orang yang Kukehendaki. Masing-masing dari kalian punya isi sendiri-sendiri.'' (19)

Laits ibn Sa'ad meriwayatkan hadis dari Muawiyah ibn Shalih dari Abdul Malik ibn Abi Basyir. Hadis itu bersambung hingga Rasulullah s.a.w. Bunyinya, ''Pada suatu hari surga dan neraka memohon kepada Allah. Surga berkata, ''Ya Allah! Buah-buahanku sudah masak dan lezat. Sungai-sungaiku juga sudah mengalir indah. Aku merindukan para penghuniku. Segerakanlah kedatangan mereka padaku!'' Neraka juga berkata, ''Ya Allah! Panasku sudah memuncak. Jurangku telah sangat dalam. Kerikilku sudah banyak. Segerakanlah kehadiran penghuniku!'' (20)

Shahih Bukhari menyebutkan hadis riwayat Anas, bahwa Rasulullah s.a.w bersabda, ''Ketika berjalan-jalan di surga, aku melihat sungai yang dindingnya terbuat dari mutiara dan berukuran luas. Aku pun bertanya kepada Jibril, ''Apa ini?'' Jibril menjawab, ''Ini telaga al-Kautsar yang diberikan Allah untukmu.'' Jibril lalu memukulkan tangannya ke tanah al-Kautsar. Ternyata tanahnya terbuat dari Kesturi yang harum.'' (21)

Shahih Muslim menyebutkan hadis riwayat Jabir ibn Abdullah yang mengatakan, bahwa dia mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, ''Aku masuk surga dan melihat sebuah istana besar. Aku pun bertanya, ''Untuk siapakah ini?'' Dijawab, ''Untuk pemuda Quraisy.'' Aku berharap yang dimaksud itu adalah aku. Ternyata itu untuk Umar ibn Khaththab. Seandainya Abu Hafshah (Umar) tidak iri (marah) niscaya aku akan memasukinya.'' Umar pun menangis dan berkata, ''Akankah aku iri dan marah kepadamu, ya Rasulullah?'' (23)

Abdullah ibn Wahab menuturkan bahwa Anas ibn Malik meriwayatkan, ''Pada suatu subuh, Rasulullah s.a.w shalat bersama kami, kemudi menjulurkan tangannya, lantas menariknya kembali. Setelah salam (selesai shalat), Rasulullah s.a.w ditanya, ''Ya Rasulullah! Ketika shalat tadi, engkau melakukan sesuatu yang tidak engkau lakukan si shalat yang lain.'' Rasulullah s.a.w bersabda, ''Aku diperlihatkan surga. Aku melihat pohon surga. Ranting-rantingnya pendek. Buahnya seperti labu. Aku ingin menikmatinya. Namun, kemudian aku diberi wahyu untuk menundanya, aku pun menundanya. Kemudian aku diperlihatkan neraka berada di antara aku dan kalian, hingga aku bisa melihat bayanganku dan bayangan kalian. Aku diminta menunjukkannya kepada kalian tapi aku minta penangguhan. Aku lalu mendapat wahyu, ''Kau telah masuk Islam, mereka pun masuk Islam. Kau telah berhijrah, mereka pun berhijrah. Kau telah berjihad, mere pun berjihad. Kau tidak punya kelebihan daripada mereka kecuali dalam hal kenabian.'' (23)

Apa yang membuat anda menolak dalil bahwa surga sudah ada saat ini, sementara ada kisah Adam yang pernah masuk surga lantas keluar darinya karena memakan buah pohon surga?

Dalil tersebut memang sangat jelas bagi orang-orang awam. Namun, sebenarnya dalil tersebut masih samar-samar, karena adanya perbedaan pendapat soal surga yang ditempati Adam. Apakah surga Khuldi yang akan dimasuki orang-orang beriman di Hari Kiamat, ataukah surga di dunia?

Kami akan membahas pendapat semua pihak argumentasi dan perdebatan mereka mengenai surga Adam.

Keterangan Angka Hadis

17. Ahmad (8406, 8656, dan 8870). Abu Dawud (4744). At-Tirmidzi (2563). An-Nasa'i 7/3. Ibnu Hibban dalam Al-Ihsan (7351) menshahihkannya. Al-Hakim 1/26-27. Hadis tersebut termasuk hadis sahih, namun Muslim tidak meriwayatkannya.

18. Al-Bukhari (6487). Muslim (2823). Ahmad (7533 dan 8953).

19. Muslim (2847). Hadis ini semakna dengan hadis riwayat Abu Hurairah r.a. Hanya saja tidak menyebutkan redaksi hadis dari awal hingga kalimat ''Surga dan neraka berdebat.'' Untuk pengetahuan lebih lanjut, baca, Jaami'ul Ushuul, (8110).

20. Abu Naim, Shifatul Jannah, (85). Sanadnya daif. Hadis itu terdapat dalam manuskrip Abdul Malik ibn Basyar.

21. Al-Bukhari (6581). Ibnu Abi Dunya, Shifatul Jannah, (65 dan 75). Baca riwayat hadis tersebut di Jaami'ul Ushuul, 2/435-437.

22. Muslim (2394)

23. Abu Naim, Shifatul Jannah, (349). Sanadnya bagus (Hasan).

Artikel Terkait
Tags Postingan:


Rating Artikel Ini

Kolom Komentar


Walhamdulillahi Rabbil'alamin

0 komentar:

Posting Komentar